Delysusanti's Blog

tanpa judul

Posted on: Januari 3, 2011

(Vibiznews – Sales & Marketing) – Sales yang sudah Anda idam-idamkan untuk berhasil rupanya terus gagal. Apa masalahnya? Mungkin body language Anda menjadi salah satu masalah. Body language yang Anda tampilkan sangat berpengaruh dalam meninggalkan kesan pada orang lain. Oleh karena itu, Anda sebaiknya belajar untuk menampilkan body language yang sesuai.

Eye Contact
Ketika menjabat tangan, tatap mata mereka dan tersenyumlah dengan tulus! Sebuah senyuman yang hangat dari Anda tentunya akan mencairkan suasana. Selagi berbicara ataupun presentasi, jagalah eye contact dengan mereka secara konsisten. Tidak perlu terus-terusan setiap saat, namun jaga sekali supaya Anda tetap `terhubung` dan pesan Anda tersampaikan kepada mereka.

Bayangkan bagaimana jika Anda menjelaskan sesuatu, namun mata Anda kemaan-mana dan tidak focus? Tentunya orang lain akan merasa tidak dihargai. Mereka juga jadinya tidak focus kepada Anda. Mereka tidak akan menangkap apa yang Anda sampaikan!

Greeting
Sebuah jabat tangan tentunya harus disertai dengan sambutan (greeting) seperti “senang bertemu dengan Anda”. Biasanya ketika Anda memulai percakapan, kondisinya masih sedang berjabat tangan. Jangan langsung menarik tangan Anda. Seiring dia berbicara, tarik tangan Anda secara perlahan untuk menunjukkan bahwa Anda memperhatikan apa yang diucapkannya.

Kemudian biasanya ketika baru berkenalan, Anda akan bertukar kartu nama. Ambil kartu namanya dengan dua tangan, ini menunjukkan kesopanan Anda. Setelah menerimanya, jangan kemudian langsung dimasukkan tas atau dompet. Lihat dan baca sejenak, kemudian konfirmasi lagi kepadanya. Ini untuk memulai jalinan interaksi dengannya.

Postur
Postur tubuh Anda juga penting. Berdirilah dengan tegap, jangan bungkuk. Jangan taruh tangan di dalam saku, taruh saja di luar. Kemudian berdirilah jangan terlalu jauh dan jangan terlalu dekat dengan lawan bicara Anda (>1 meter). Kemudian posisikan tubuh Anda face-to-face dengannya. Jika subjek sedang berada di tengah percakapan, maka sabarlah supaya ia tidak terganggu. Sebelum menjabat tangannya, maka fokuskan perhatian dengan penuh.

Jabat Tangan
Siapa sangka sebuah jabat tangan bisa memberikan kesan kuat kepada penerimanya? Ya, ternyata jabat tangan seringkali menjadi perangkat untuk menilai kesan pertama dari seseorang dan mereka-reka kepribadiannya.

Sebuah jabatan tangan sebaiknya jangan terlalu kuat, namun jangan terlalu lemah. Setidaknya ada tiga tipe jabat tangan. Dua diantaranya memberi kesan bagus, namun yang satu lagi harus Anda hindari. Dengan mengetahui ini, Anda juga bisa menentukan seperti apa kepribadian pihak lawan.

Pertama, jika Anda menemui orang yang menjabat tangan dengan telapak tangan lebih mengarah ke tanah, maka ini adalah indikator bagus karena ia adalah seorang pengambil keputusan yang bagus. Pesan dari mereka yang menjabat tangan seperti ini adalah mereka ingin mengontrol.

Namun, apakah berarti penjabat tangan dengan telapak tangan keatas artinya buruk? Jika Anda berinisiatif untuk menjabat tangan seperti ini, maka ini memberi kesan bahwa Anda menyambut kedatangan mereka, dan membiarkan mereka untuk dominant, sehingga mereka juga akan menjadi lebih terbuka kepada Anda. Jabat tangan pertama atau kedua yang Anda pilih, ini tergantung pada kesan apa yang ingin Anda tinggalkan.

Tipe yang ketiga adalah jabat tangan ‘dreaded dead fish’ yang harus Anda hindari. Jabat tangan seperti ini adalah jabat tangan yang lemah, tidak berenergi, dan tidak menggenggam tangan pihak lawan sepenuhnya. Jabat tangan seperti ini mengesankan bahwa Anda orang yang lemah, dan bukan seorang pengambil keputusan.

Ketika pertemuan berakhir, maka tentunya saat Anda untuk berjabatan tangan kembali. Kini, Anda harus memberikan kesan yang kuat. Jabat tangannya seperti biasa, dan gunakan tangan kiri Anda juga untuk menjabat. Mungkin Anda juga perlu mengemukakan janji yang sudah dibuat dalam pertemuan tersebut, misalnya “Proposal akan saya kirim besok, dan lusa saya akan menghubungi Anda kembali,” Sehingga dengan cara menjabat tangan seperti itu, menunjukkan komitmen dan ketertarikan kuat dari Anda.

Demikian adalah sekelumit body language yang mungkin bisa membantu Anda dalam proses sales. Dengan serangkaian body language yang tepat, maka Anda akan bisa menampilkan sikap yang positif dan meningkatkan potensi suksesnya penjualan Anda. Semoga sukses!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Kategori

%d blogger menyukai ini: